Cara Mudah Budidaya Ikan Hias Arwana Pada Akuarium

Cara budidaya ikan hias Arwana
Mengeluarkan Larva Anakan Arwana

Ikan arwana merupakan ikan hias yang tergolong ikan mahal yang sudah popular dikalangan para penghobi. Di habibat aslinya ikan hias air tawar  ini bisa ditemukan di perairan kawasan Asia Tenggara. Karena keindahannya Ikan ini banyak digemari dan para pecinta ikan hias arwana tidak tanggung-tanggung membandrol ikan hias ini dengan harga pantastis. Maka tidak heran ikan hias arwana ini termasuk kedalam ikan hias air tawar termahal didunia.

Bagi yang ingin mencari peluang usaha, ikan ini bisa menjadi sumber penghasilan dengan cara dibudidayakan, baik dengan menggunakan kolam besar ataupun menggunakan media Akuarium. Budidaya Ikan Arwana dalam kolam besar mungkin membutuhkan banyak biaya pada awalnya. Nah, bagi yang memiliki modal terbatas, Teknik budidaya ikan hias arwana dengan menggunakan akuarium bisa menjadi pilihan yang tepat.

Cara-cara dalam membudidayakan ikan hias arwana tidak begitu sulit. Namun memang ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk membudidayakan ikan hias arwana di akuarium.

Ikan Arwana jenis super red
Budidaya Ikan Hias Arwana

 

Cara Membudidayakan Ikan arwana

  1. Menyiapkan Media Budidaya

Tahap pertama yang harus kita lakukan dalam budidaya ikan hias arwana adalah dengan menyiapkan media budidaya berupa akuarium beserta perlengkapannya. Jumlah akuarium yang digunakan  sekitar 5 buah akuarium. Selain akuarium, tambahkan juga beberapa perlengkapan untuk membantu proses budidaya. perlengkapan yang dibutuhkan diantaranya seperti thermometer untuk mengukur suhu air pada akuarium, aerator, heater, filter air dan juga lampu untuk pencahayaan.

  1. Menentukan Jenis Ikan Arwana

Pada tahap selanjutnya setelah media untuk budidaya sudah dipersiapkan. Kita harus menentukan ikan arwana jenis apa yang akan kita budidayakan. Namun hal ini juga berbanding lurus dengan modal yang dikeluarkan. Jika kita ingin mendapatkan keuntungan yang besar, maka sebaiknya memilih ikan hias arwana jenis super red yang memang sudah menjadi primadona di pasaran.

Jenis ikan ini memiliki harga yang cukup fantastis, Ikan arwana jenis ini bisa dibandrol sekitar 5 juta rupiah per ekornya untuk ikan arwana dewasa dan untuk benihnya saja sekitar 1 juta rupiah. Peminat ikan arwana jenis ini cukup banyak, sehingga untuk pemasarannya tidak akan sulit dan tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar jika mengembangkan ikan arwana jenis ini.

Namun semua itu kembali lagi pada modal yang telah kita siapkan. Jika memang modal untuk budidaya ini belum sampai kesana, maka kita bisa memilih alternatif ikan arwana jenis lain yang harganya dibawah jenis super red dan pas dikantong.

Jenis-jenis ikan hias arwana
Jenis-jenis ikan hias arwana
  1. Menyiapkan Indukan Ikan Arwana

Tahap selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menyiapkan indukan arwana untuk budidaya. Kualitas indukan yang kita siapkan, sangat mempengaruhi kepada hasil yang akan kita peroleh nantinya. Jadi pastikan kita sudah menyiapakan indukan arwana terbaik agar hasilnya maksimal, karena jika indukan yang kita gunakan memiliki kualitas yang baik, maka besar kemungkinan anakan yang dihasilkan pun juga akan baik, begitu juga dengan sebaliknya.

Untuk tips pemilihan indukan ini , pilihlah ikan arwana yang sudah mencapai umur 4 tahun atau lebih. Karena pada umur itulah ikan arwana siap untuk dipijahkan. Pisahkan ikan arwana yang dijadikan indukan dengan kawanannya. Karena indukan harus diberi makanan khusus berupa udang.

Bagi yang belum mengetahui bagaimana cara membedakan arwana betina dan jantan, cara mudah membedakan ikan arwana betina yaitu dengan melihat ukuran tubuh dan kepala ikan. Jika ukuran tubuh dan kepala ikan kecil, maka ikan tersebut adalah ikan betina.

  1. Proses Pengembangbiakan

Jika kita sudah menemukan Pasangan Indukan yang tepat, umumnya akan berenang dengan cara berdampingan dengan memutar, dan juga pada bagian kepala dan ekor akan sama-sama melekat. Jika, kita sudah melihat tingkah laku dan ciri-ciri seperti itu, itu berarti saatnya untuk memindahkan pasangan ini pada akuarium terpisah.

Ikan Arwana Siap Kawin

Pada saat proses budidaya ikan hias arwana, Kita dapat membuat akuarium dengan mengubahnya sedemikian rupa agar nyaman untuk proses ini berlangsung. Bila Ikan Arwana betina sudah mengeluarkan telur, umumnya ikan Arwana jantan seakan-akan akan memakan telur tadi. Namun sebenarnya, ini adalah proses pembuahan oleh ikan arwana jantan, proses ini terus berlangsung sampai telur-telur ikan arwana berubah menjadi Larva. Pada saat itu terjadi, Larva itu umumnya sudah berumur 8 minggu.

Cara budidaya ikan hias Arwana
Mengeluarkan Larva Anakan Arwana
  1. Pembesaran Bibit Ikan Arwana

Pada tahap ini, kita tunggu sampai bibit memiliki ukuran sekitar 12 cm. Untuk ukuran ikan arawana kecil (< 12cm) kita bisa memberinya pakan berupa cacing pita. Jika pada saatnya Bibit Ikan arwana sudah mencapai ukuran 12 cm, Kita bisa memindahkan anakan arwana pada akuarium tersendiri.

  1. Pembentukan Ikan Arwana

Pada tahap selanjutnya setelah kita memisahkan anakan arwana, kini saatnya untuk melakukan pembentukan ikan, kita kembangbiakkan sampai memiliki ukuran 25-40 cm. Ukuran ini adalah ukuran remaja ikan hias arwana dan dengan ukuran inilah yang paling banyak di cari oleh para penghobi. Karena pada ukuran ini Arwana bertingkah agresif yang mana disukai oleh para perawat ikan hias. Untuk memberikan warna natural pada ikan, kita bisa menjemur Arwana pada pagi hari.

  1. Panen Arwana

Ikan hias Arwana yang paling banyak dicari oleh kalangan kolektor adalah ikan arwana yang memiliki warna yang paling eksotis dan juga sehat tentunya. Untuk itu kita harus menjaga kesehatan dan juga kestabilan warna ikan hias Arwana. Untuk menyalurkan ikan Arwana kita bisa mencari penyalur-penyalur ikan hias dikota besar atau juga dengan menjual langsung ke pedagang-pedagang ikan hias.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*